created by www.donghaeng.net
22 March 2008
28 February 2008
BAGAIMANA MENGHARGAI KORBAN PASKAH
Paskah (Misynah Pesakhim) yang kita rayakan ini sebenarnya hari raya orang Yahudi, yang terus diperingati bangsa itu. Hari raya ini diselenggarakan untuk memperingati keluarnya bangsa Israel dari Mesir pada zaman Musa. Peristiwa tersebut terjadi pada bulan abib, yang kemudian disebut sebagai bulan nisan 14 sore. Sebagai penghormatan atas bulan ini maka kemudian bulan ini menjadi bulan pertama. Kata ‘Paskah’ dalam bahasa Indonesia , diimport dari bahasa Ibrani, yaitu: pesakh, yang berarti ‘dilalui’ atau ‘dilewati’. Hal ini menunjuk kepada bebasnya anak sulung bangsa Israel dari pedang malaikat maut, yang membunuh setiap anak sulung pada rumah yang ambang pintu rumahnya tidak diolesi darah (karena, jika sebuah rumah yang ambang pintunya diolesi darah maka malaikat maut tidak masuk ke dalam rumah tersebut, tetapi melewatikannya).Namun, perayaan Paskah dalam kekristenan mengandung arti yang berbeda dengan perayaan paskah dalam agama Yahudi. Paskah kita adalah peringatan korban Yesus di kayu salib, untuk penebusan dosa kita dan melepaskan kita dari belenggu iblis. Sangat penting bagi kita untuk memperingati paskah secara benar dan memberi makna pada peringatan paskah ini dengan bijaksana. Sebenarnya, peringatan korban Tuhan Yesus lebih penting dari peringatan hari lahir-Nya. Alkitab menulis bahwa setiap kali kita mengadakan Perjamuan Kudus, maka kita memberitakan kematian Tuhan. Kematian Tuhan dan kebangkitan-Nya adalah pusat dari karya keselamatan yang Tuhan Yesus kerjakan. Untuk itu, Tuhan Yesus datang ke dunia. Sebab kelahiran Tuhan Yesus di kota Bethlehem sia-sia, jika ia tidak naik ke bukit Golgota untuk memikul dosa kita.
Kita harus merayakan Jumat Agung secara dewasa. Jika seorang belum dewasa, merayakan Jumat Agung dengan sikap yang juga tidak dewasa. Secara dewasa artinya merayakan Jumat Agung dengan komitmen bahwa dengan menerima korban-Nya, berarti kita telah merelakan diri kita dibeli oleh Tuhan. Jumat Agung menjadi tonggak peringatan abadi, bahwa kita telah dimiliki-Nya (1Kor 6:19-20). Mereka hanya mau menerima keselamatan yang disediakan Tuhan Yesus oleh korban-Nya, tetapi tidak menerima realitas pemilikan yang sudah pindah tangan itu. Dahulu dimiliki kuasa gelap yang menggiring ke dalam kegelapan abadi, tetapi sekarang menjadi milik Kristus yang digiring ke dalam Kerajaan Terang.Hal ini menjadi gambaran hidup orang percaya. Martabat kita bukan sekedar karena dibebaskan dari kutuk kemiskinan, sakit-penyakit, dan segala kutuk yang membelenggu kehidupan jasmani kita, tetapi kita menjadi anak-anak Tuhan yang bermartabat karena memiliki tatanan hidup yang benar (1Ptr 1:18). Tuhan berhak mengatur hidup kita, sebab hidup kita adalah milik-Nya.
Pertanyaan penting yang harus kita pikirkan dan lakukan adalah: bagaimanakah kita menghargai cucuran korban Kristus ini? Cukupkah bersimpati terhadap korban Tuhan pada kebaktian jumat agung? Dengan cucuran darah korban tersebut, kita dimungkinkan memiliki sebuah cara hidup yang tidak sia-sia. Apa artinya perayaan jumat agung ini, jika kita tidak bersungguh-sungguh mentaati Bapa segala Roh, agar kita boleh hidup (Ibr 12:1-4).
Ini adalah kunci keberhasilan mengiring Tuhan. Jangan berpikir bahwa menjadi orang Kristen itu sama seperti mereka yang menganut agama (yang penting: hukum-hukumnya), karenanya mereka mempelajari terus-menerus hukum. Dengan melakukan hukum itu mereka merasa sebagai orang bergama . Semakin melakukan hukum, semakin nampak sebagai orang beragama. Dalam kekristenan, kita harus memiliki kesadaran bahwa kita hidup bagi Tuhan, selanjutnya melakukan hukum-hukum Tuhan akan mengalir dengan sendirinya, sebab Roh Kudus akan menolong kita (2Kor 8:9).
Kita harus mau disalibkan seperti Kristus (Gal 2:20). Disalibkan itu artinya dimatikan; dan kita hidup dalam hidup yang baru. Hidup baru tidak sama dengan mulai datang ke gereja, mulai tidak berjudi, menjadi aktivis gereja saja, tetapi hidup baru berarti meninggalkan apapun yang ada pada kita sebelum mengenal Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat (Rm 6:11). Ini merupakan proses yang harus terus dialami, yaitu penyaliban daging. Ini adalah penanggalan manusia lama yang tidak tanggung-tanggung (Ef 4:22-23). Penyaliban ini berarti kita menanggalkan semua yang tidak Alkitabiah, sekalipun itu menurut dunia wajar. Ini berarti kita menanggalkan ego, cita-cita, keinginan-keinginan dan minat-minat yang bukan berasal dari Allah.
Ini merupakan pergumulan yang dahsyat, sebab kita harus belajar terus untuk membedakan apakah yang kita ingini adalah kehendak Allah atau bukan, dan akhirnya kita akan terbiasa mengerti kehendak Tuhan dan mengingini apa yang Allah ingini, meminati apa yang Allah minati (Gal 6:14). Kita kurang berani melangkah demikian, sehingga kita masih duniawi dan tidak bertumbuh sebagaimana mestinya kita bertumbuh. Proses ini membuat seseorang dapat berkata: “Hidupku bukan aku lagi, melainkan Kristus yang hidup di dalamku”. Sampai tingkat inilah seseorang sungguh-sungguh dapat mengalirkan kehidupan Yesus; dan menghargai korban paskah dengan benar, tidak hanya sebagai simpatisan saja.
SEHATNYA DIPIJIT

Sehatnya Dipijat
- Jawaban -
Pijat adalah terapi sentuhan paling tua dan warisan tradisional yang turun temurun. Saat badan terasa pegal-pegal, hm... betapa nikmatnya bila dipijat. Tak heran jika banyak orang yang merasa ‘ketagihan' dipijat. Seni pijat dikenal dengan the healing touch karena banyaknya manfaat kesehatan yang didapat. Dari bayi hingga orang dewasa membutuhkan sentuhan kesembuhan ini.
Beberapa manfaat pijat antara lain:
Meningkatkan Aliran Darah
Otot yang tegang dan kaku tidak dapat menahan cairan. Sebaliknya, cairan juga tidak dapat melaluinya. Ini akan mengganggu peredaran darah dan membuat jantung bekerja lebih keras dan badan cepat lelah dan nyeri. Pijat akan membantu mendorong darah mengalir ke arah jantung, sehingga membantu mengurangi beban jantung.
Mencerahkan Kulit
Kulit yang kasar, berkeriput dan hilang keremajaannya karena matahari, debu, kurang nutrisi atau proses penuaan dapat 'diperbaiki' dengan pijatan. Pijatan membuat pembuluh darah melebar dan membawa lebih banyak nutrisi yang dibutuhkan untuk perbaikan kulit serta mempercepat proses pembuangan racun berbahaya. Sirkulasi darah yang lancar akan melembabkan kulit serta memperbaiki teksturnya. Pijat wajah secara rutin sangat baik bagi wanita.
Meredakan Rasa Nyeri
Rasa nyeri dapat disebabkan oleh
penyakit atau cidera pada tubuh. Teknik pemijatan yang benar akan mengaktifkan sinyal reseptor pada serabut saraf yang bisa menghambat sinyal rasa nyeri ke otak.Memperbaiki Fungsi Saraf
Otot yang tegang cenderung menekan atau menjepit saraf dan mengakibatkan rasa nyeri atau kesemutan. Pemijatan akan merilekskan otot yang tegang dan mengurangi tekanan pada saraf.
Meningkatkan Sistem Pertahanan Tubuh
Orang yang kurang banyak bergerak, aliran limfatik yang penting bagi tubuh untuk melawan infeksi dan menyembuhkan cidera akan terhambat. Pemijatan akan memperbaiki jumlah cairan limfe dalam sistem limfatik. Tubuh akan lebih kuat dalam melawan infeksi dan mempercepat penyembuhan penyakit dan cidera.
Mengendurkan Otot Kaku
Tubuh yang kaku dan stress karena terlalu banyak bergerak dapat menjadi rileks dengan pijatan yang efektif meregangkan otot kaku.
Dengan begitu banyak fungsi, pijat sebenarnya suatu terapi yang positif. Masalahnya, banyak pihak yang sudah menyelewengkan terapi ini untuk praktik tenaga dalam atau prostitusi. Karena itu, kalau mau pijat, jangan sampai salah tempat dan tujuan!
Subscribe to:
Posts (Atom)
Tema 2008
Mazmur 23:4 "Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku."



