Blog IMAGE Lippo Cikarang



created by www.donghaeng.net

11 February 2008

Makna Tahun Percepatan - Bambang Widjaja


-gkpb.net-
"Apanya yang dipercepat Pak? Bukankah kita harus menunggu waktunya Tuhan, mengapa justru di tahun 2008 kita ingin hidup tergesa-gesa?Bukankah Tuhan selalu bekerja tepat pada waktu-Nya, sesuai dengan jadwal yang Ia tetapkan, bagaimana mungkin di tahun 2008 Ia akan bekerja lebih cepat dari yang semustinya?"

Sejak logo dari tema nasional kita untuk tahun 2008, Accelerate atau Tahun Percepatan dipublikasikan pada awal Desember yang lalu, para anggota jemaat yang berpikir secara kritis secara bertubi-tubi mengajukan pelbagai pertanyaan seperti di atas kepada saya.

Puji Tuhan untuk anggota jemaat yang berpikir secara kritis! Keberadaan mereka mendorong kita untuk menyampaikan kebenaran firman Tuhan secara akurat dan memacu kita untuk mengasah kemampuan dalam berkomunikasi secara jernih.

Saudara-saudari, untuk mencegah kerancuan dalam memaknai tema nasional kita untuk tahun 2008, perlu saya sampaikan bahwa:

1. Tahun Percepatan bukanlah Tahun Ketergesa-gesaan

Kepada para jemaat yang bertanya tersebut saya jelaskan bahwa Tahun Percepatan tentulah bukan tahun di mana kita akan:

Bertambah cepat pikun
Bertambah cepat menjadi uzur, apalagi
Bertambah cepat meninggal dunia

Bukan, bukan dan bukan!

Bahkan Tahun Percepatan juga bukan merupakan Tahun Ketergesa-gesaan, di mana kita hidup semakin kurang sabar, maunya serba cepat dan mudah, instant, hidup penuh ambisi dan ngotot semaunya sendiri. Bukan itulah yang dimaksudkan dengan Tahun Percepatan. Sebab bila kita hidup seperti itu, pasti kita akan segera jatuh kelelahan, stress dan burn out. Dengan kata lain, Tahun Percepatan bukanlah tahun di mana kita ingin menggali lubang kubur kita sendiri.

Justru sebaliknya, Tahun Percepatan adalah tahun di mana kita hidup semakin berserah kepada Tuhan dengan menempatkan Dia, Tuhan Yesus, sebagai Gembala Agung kita.

2. Tahun Percepatan adalah Tahun Penyerahan Diri kepada Tuhan

Ada dua bagian firman Tuhan yang menjadi landasan bagi tema tahunan kita di tahun 2008, yaitu:

Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. (Mazmur 23:4)

Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah! Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat. Mereka berjalan makin lama makin kuat, hendak menghadap Allah di Sion. (Mazmur 84:6-8)


Janji penghiburan Tuhan dalam Mazmur 23:4 di atas dikhususkan bagi orang yang menempatkan dirinya di dalam penggembalaan Tuhan. Sedangkan janji kebahagiaan dalam Mazmur 84:6-8 diperuntukkan bagi orang yang menaruhkan kekuatannya di dalam Tuhan, atau orang yang hidup mengandalkan Tuhan.

Selaras dengan kedua bagian firman Tuhan yang menjadi landasan bagi tema Tahun Percepatan tersebut di atas, maka berarti Tahun Percepatan adalah tahun di mana kita harus semakin hidup berserah kepada Tuhan, mengandalkan Dia, bergantung kepada-Nya dan merindukan penyertaan-Nya di dalam kehidupan kita.


Dengan kata lain, kita tidak ingin hidup dalam ketergesa-gesaan, kekurang-sabaran, serta mengambil jalan pintas, tetapi justru sebaliknya kita ingin:

Hidup berserah kepada kedaulatan Tuhan
Hidup berpegang dalam iman kepada janji Tuhan
Hidup selaras dengan kebenaran firman-Nya
Hidup dalam persekutuan yang semakin akrab dengan Tuhan

Berserah dan bergantung kepada Tuhan juga berarti bahwa kita sama sekali tidak bermaksud memaksa Tuhan untuk bekerja lebih cepat dalam hidup kita. Ia adalah pribadi yang maha bijak dan berdaulat, oleh karena itu Ia tidak akan pernah melangkah dengan tergesa-gesa maupun terlambat dalam bertindak, tetapi Ia menjadikan segala sesuatu indah pada waktu-Nya.

3. Tahun Percepatan adalah Tahun Kemajuan

Kalau demikian, apakah yang dimaksudkan dengan percepatan dalam tema Tahun Percepatan tersebut?

Dari sudut bahasa, kata menghibur di dalam Mazmur 23:4 mengandung konotasi: menguatkan, menolong, membangkitkan harapan, dan menyegarkan. Hal ini menunjukkan bahwa berkat-berkat yang seperti itulah yang Tuhan janjikan kepada mereka yang hidup sebagai kawanan domba-Nya.

Janji ini mengandung pemahaman bahwa orang yang hidup dalam penghiburan Tuhan akan bertambah kuat, sebab Tuhan menguatkannya; akan bertambah teguh karena Tuhan merupakan sumber pertolongannya; akan hidup dalam sikap hati yang positif karena Tuhan adalah sumber pengharapannya; dan akan hidup penuh dengan semangat karena Tuhan memberikan kesegaran bagi dirinya.

Singkat kata, berdasarkan pada janji Tuhan dalam Mazmur 23:4 kita meyakini bahwa Ia akan menjadikan tahun 2008 sebagai tahun di mana kita:

Bukan semakin lemah, tetapi semakin kuat
Bukan semakin suram, tetapi semakin cerah
Bukan semakin merosot, tetapi semakin meningkat
Bukan semakin melambat, tetapi bergerak semakin cepat

Janji itulah yang yang ditegaskan di dalam Mazmur 84:8. Orang-orang yang kekuatannya di dalam Tuhan, mereka akan berjalan makin lama makin kuat!

Bila seseorang semakin lemah dan kehilangan semangat maka ia akan berjalan semakin lama semakin lambat. Sebaliknya, hanya orang yang semakin kuat dan semakin bersemangat sajalah yang dapat berjalan semakin lama semakin cepat.

Itulah sebabnya Tahun Percepatan berarti tahun kemajuan. Sebab orang yang semakin mundur kekuatan dan semangatnya ia akan berjalan semakin lambat. Sebaliknya orang yang hidup mengandalkan Tuhan dan menjadikan Tuhan sebagai sumber kekuatannya akan bergerak maju semakin lama semakin cepat.

Ya, kita berpegang kepada janji Tuhan, bahwa dengan hidup semakin mengandalkan Tuhan maka tahun 2008 akan menjadi tahun di mana kita mengalami kemajuan di dalam kesehatan rohani, emosi, relasi, dan termasuk juga kesehatan finansial.

4. Tahun Percepatan adalah Tahun Terobosan Mujizat

Melambat dan merosot merupakan suatu hukum alam yang tak terbantahkan. Semua yang ada di alam semesta bersifat semakin merosot. Seiring dengan perjalanan waktu maka kekuatan tubuh manusia akan merosot, daya ingatnya akan merosot, bahkan kreatifitasnya juga akan merosot.

Coba Anda gulirkan sebuah bola. Sesuai dengan hukum alam, bola itu akan bergerak dan semakin lama semakin melambat dengan sendirinya. Bola itu tidak akan bergerak semakin lama semakin cepat dengan sendirinya. Tidak! Tetapi ia akan bergulir semakin lama semakin pelan dan akhirnya berhenti bergerak.

Merosot, melemah, dan semakin melambat, merupakan suatu hukum alam. Berarti janji Tuhan kepada umat-Nya untuk hidup semakin lama semakin bertambah kuat, seperti yang dicatat di dalam Mazmur 84:8, adalah bertolak belakang dengan hukum alam tentang kemerosotan. Atau lebih tepatnya, itu merupakan suatu mujizat!

Kata mujizat artinya adalah keajaiban yang melampaui hukum alam. Dengan kata lain, hidup dalam percepatan seperti yang Tuhan janjikan artinya adalah hidup dalam terobosan-terobosan mujizat Tuhan.

Perlulah kita mengingat bahwa Tuhan adalah Sang Pencipta Alam Semesta. Oleh karena itu Ia tidak dapat dibatasi oleh hukum-hukum alam. Ia lebih besar dari pada semua kaidah alamiah. Ia mampu bertindak melampaui batas hukum alam. Karena itu tidak ada perkara yang mustahil bagi Dia dan oleh sebab itu Ia sanggup melakukan mujizat.

Bukan hanya pada dua ribu tahun yang silam saja, yaitu saat Ia berjalan di atas muka bumi, Ia mampu membuat mujizat. Sampai hari ini pun Ia tetap sanggup melakukannya. Karena itu bukanlah hal yang mustahil bagi Tuhan untuk menjadikan tahun 2008 sebagai Tahun Percepatan, yaitu tahun di mana kita tidak hidup dibatasi oleh keadaan di sekitar, dan justru hidup penuh dengan terobosan mujizat.

5. Tahun Percepatan adalah Tahun Menjadi Berkat

Percepatan, kemajuan dan mujizat, untuk apakah semuanya itu? Untuk kenikmatan hidup kita semata? Atau agar orang berdecak kagum melihat kemajuan yang kita capai lalu memuji-muji kehebatan kita? Bukan!

Dijauhkan kiranya dari hati kita niat untuk membangun menara Babel yang akan merupakan awal dari keruntuhan kehidupan kita.

Di dalam Mazmur 84:7 dikatakan bahwa orang yang kekuatannya di dalam Tuhan saat mereka berjalan melintasi lembah Baka, atau lembah Air Mata (kata baka artinya adalah air mata), mereka akan mengubahnya menjadi lembah penuh sukacita sebab tempat itu akan diselubungi dengan berkat yang limpah. Lembah yang gersang itu akan dibuatnya menjadi tempat yang bermata air.

Mereka mengubah lembah air mata menjadi lembah sukacita, mengubah tempat yang gersang menjadi limpah dengan air yang membawa kehidupan. Itulah yang sering disebut sebagai transformasi, dalam hal ini yaitu perubahan ke arah yang lebih baik.

Dengan kata lain, sebaliknya dari hidup hanya bagi diri sendiri, maka Tahun Percepatan adalah tahun di mana kita hidup menjadi berkat yang lebih besar bagi orang lain. Hidup sebagai agen perubahan. Hidup sebagai saluran kasih Kristus bagi mereka yang hidup dalam air mata keputus-asaan, air mata penderitaan dan air mata karena terpenjara dalam dosa yang membinasakan.

Penutup
Banyak orang yang berkata bahwa tahun 2008 merupakan tahun yang sukar, tahun yang penuh tantangan, bahkan tahun yang menakutkan. Namun tidak seharusnya demikianlah keadaannya bagi orang yang berserah kepada Tuhan dan menaruhkan kekuatannya pada Tuhan.

Di dalam Mazmur 23:4 dikatakan: "Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya." Di kala mereka harus melewati lembah kekelaman, mereka tidak hidup dalam ketakutan, sebab Tuhan Yesus, Sang Gembala Agung tetap menyertai mereka dan tidak pernah meninggalkan mereka.

Ya, oleh kasih karunia Tuhan Yesus maka tahun 2008, Tahun Percepatan, akan merupakan tahun kemajuan, tahun penuh terobosan mujizat dan tahun di mana kita akan menjadi saluran berkat Tuhan dengan mengubah lembah air mata di sekitar kita menjadi lembah sukacita. Singkat kata, tahun di mana kita, oleh karena kekuatan Roh Kudus-Nya, dengan penuh gairah akan bergerak lebih cepat untuk menyongsong masa depan cerah yang Tuhan telah sediakan bagi kita.

(Bambang Widjaja)

No comments:

Dynamic Service Launching

Tema 2008

Mazmur 23:4 "Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku."